Yuk Dibaca Bunda Cara Mengajari Buah Hati ke Toilet Ini

Ketika anak berusia satu tahun, rasa ingin tahunya sangat besar dan anak cenderung lebih mudah diatur.  Di usia inilah saat yang tepat untuk memperkenalkan anak pada toilet. Tetapi bukan berarti kita harus memaksakannya menggunakan toilet di usia ini. Perkenalkan dan dukung anak sampai ia benar-benar siap berlatih menggunakan toilet.

mengajari-anak-ke-toilet

Anak yang menunjukkan tanda kesiapan untuk mulai menggunakan toilet, akan lebih mudah menerima anjuran orang tua dalam latihan ke toilet.  Sedikit banyak anak sudah mengerti  bahwa dia sudah buang air besar, sedang buang air besar, atau mau buang air besar.  Walaupun dalam kondisi anak memakai popok.  Jika tanda-tanda kesiapan belum ditunjukkan oleh anak, bukan berarti anak belum dapat mulai belajar kenal menggunakan pot dari sekarang.

Sponsored link:

Advertisement by Google

Kita bisa lihat dari wajah anak ketika ia akan pipis atau buang air besar.  Ekspresi wajah yang memerah karena mengejan, atau anak tiba-tiba menghentikan kegiatan yang sedang dilakukannya, atau ia berjongkok tanpa sebab.  Ini kesempatan kita mengajarkannya. Saat mengganti popok yang basah, kita bisa mulai menjelaskan mengapa popoknya basah dan harus diganti. Gunakan kalimat yang sama ketika hal ini terjadi lagi. Anak-anak akan lebih cepat mengerti dengan pengulangan pada kondisi yang sama.

Biarkan anak melihat kita ke toilet dan jelaskan apa yang kita lakukan.  Jika ia mempunyai kakak, biarkan si kecil melihat kakak sebagai contoh saat menggunakan toilet. Biarkan ia memencet tombol flush atau memegang keran air atau gayung untuk mengguyur.

Belilah pot khusus untuk anak yang bisa dipasang di toilet. Pot ini bisa digunakan ketika anak ingin mencoba duduk di toilet.  Jangan tinggalkan anak sendirian, segera angkat setelah ia mencoba posisi duduknya.

Kesan positif sangat membantu anak dalam latihan. Jangan membuat buah hati kita merasa pupupnya sangat tidak mengenakkan bagi orang lain. Hindari ekspresi wajah yang tidak senang ketika membersihkan popoknya. Sebaliknya berilah penjelasan atau komentar positif yang membantu ia mengerti tentang sistem pembuangan.

Mari mulai ajari buah hati kita menggunakan toilet. Apakah buah hati anda sudah siap?

Sponsored link:

loading...

Related Posts