Tips Menjadi Single parent Yang Sukses

Hallo Bunda, sedang mencari tips menjadi single parent yang sukses ? Semoga artikel ini membantu ya, silahkan dipelajari. Kata ‘bercerai’ pada pasangan suami istri, belakangan kian populer. Perceraian ini menimbulkan dampak tidak hanya pada pasangan, tetapi juga terhadap anak mereka. Biasanya, pasangan akan memutuskan apakah si anak ikut ibu atau bapaknya. Apakah Anda merupakan salah satu single parent yang hidup dengan anak sendiri?

tips menjadi single parent yang sukses

(c) shutterstock.com

Berikut beberapa tips agar Anda bisa bertahan.Menjadi single parent memang gampang-gampang susah, karena Anda harus menjadi dua karakter sekaligus. Apabila Anda adalah seorang Ibu, maka Anda juga harus bisa menjadi Ayah bagi anak Anda, begitu pula sebaliknya.

Sponsored link:

Advertisement by Google

Saat-saat pertama menjalani menjadi seorang single parent akan terasa berat. Anda akan merasa kerepotan, kesepian, dan tentu saja kehilangan. Belum lagi Anda tidak punya waktu untuk diri Anda sendiri, karena Anda memfokuskan diri pada anak Anda. Baik itu bagaimana mendidik anak Anda maupun bagaimana masa depan anak Anda kelak.

Untuk menghindari rasa stres atau depresi yang akan muncul, Anda harus mencari seorang sahabat yang terpercaya untuk membantu Anda. Gunakan keluarga terdekat Anda untuk mengasuh anak Anda sesekali, jadi Anda juga mempunyai waktu luang tersendiri.

Tips berikutnya, rencanakan masa depan anak Anda lebih matang lagi. Sisihkan sedikit gaji Anda untuk dana pendidikan anak di masa mendatang. Hal ini bertujuan agar Anda memiliki dana cadangan tanpa harus meminjam atau meminta dari orang lain. Jangan lupa asuransikan diri Anda dan juga anak Anda, kesehatan juga tak kalah penting!

Menjadi single parent secara tidak langsung akan mendidik anak Anda lebih mandiri dan disiplin. Tanamkan bahwa si anak tetap memiliki dua orang tua dengan kasih sayang yang utuh, walaupun dia hanya tinggal bersama Anda.

Single parent yang hidup dengan anak sendiri biasanya lebih ‘over protektive’ terhadap anaknya. Sebaiknya Anda menghindari hal ini, karena akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan menghilangkan kepercayaan diri anak Anda yang akan berpengaruh terhadap masa depan Anak Anda.

Semoga tips-tips diatas bisa berguna dan memberikan inspirasi bagi Anda.

Sponsored link:

loading...

Related Posts