Teori Mengenai Mimpi Dari Beberapa Sumber

Mimpi, dibahas secara psikologis, mistik, maupun Al-quran. Berikut beberapa teori mimpi yang dijabarkan menurut kajian di atas:

Teori mimpi menurut ilmu psikologi. Penulis buku “Cracking The Dream Code” Lauri Loewenberg Quinn, menyatakan bahwa mimpi memberikan tanda mengenai pikiran yang mengalami masalah. Menurut Quinn, ada 5 macam mimpi yang sering dialami manusia, yaitu mimpi rumah, mobil yang melaju, mimpi tenggelam, mimpi jatuh, dan mimpi pendarahan. Arti mimpi tersebut berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi, seperti mimpi jatuh, mimpi ini menandakan seseorang berada di ambang depresi dan yang mengalaminya harus segera mencari solusi agar mimpi tersebut tidak terus berulang.

teori tentang mimpi yang banyak beredar

(c) shutterstock.com

Teori mimpi menurut kajian mistik. Dalam kajian mistik, mimpi memiliki makna yang sangat luas dan beragam. Orang-orang tua atau sesepuh mengaitkan mimpi dengan pertanda di masa depan. Seperti, mimpi gigi tanggal, yang arti mimpi tersebut berkaitan dengan peringatan mengenai kematian orang terdekat dalam keluarga atau kerabat. Digigit ular, arti mimpi ini berkaitan dengan datangnya lamaran untuk seorang anak gadis. Mimpi memperoleh momongan, dimaknai sebagai perolehan rezeki di masa akan datang. Dan banyak lagi jenis mimpi yang di setiap daerah bisa memiliki makna yang sama atau berbeda.

Sponsored link:

Advertisement by Google

Teori mimpi menurut kajian Al-qur’an. Dalam Al-qur’an, kitab suci umat Islam, mimpi dibagi menjadi dua jenis yaitu ru’ya dan adghats (ahlam). Ru’ya disebut sebanyak 12 kali dalam Al-qur’an menyangkut mimpi nabi dan orang biasa, dimana mimpi ru’ya berkaitan dengan petunjuk atau pertanda yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya. Sementara adghats (ahlam) disebut sebanyak 5 kali dalam Al-qur’an yang dimaknai hanya mimpi kalut yang berasal dari syaitan.Dalam Islam, mimpi-mimpi baik yang diperoleh setelah melakukan shalat istikharah, tahajjud, dan shalat lainnya dianggap sebagai ru’ya yang dapat dipercaya dan dikaitkan dengan dunia nyata. Sementara mimpi-mimpi buruk karena pikiran yang cemas dianggap sebagai gangguan syaitan yang bermaksud menakut-nakuti.

Ingat! Hindari kebiasaan menafsirkan mimpi tanpa ilmu! pahami lebih jauh mengenai mimpi ini berdasarkan ajaran Agama Islam, karena tidak ada sesuatu ilmu yang kadar kepastiannya melibihi ilmu islam (ilmu yang berdasarkan kepada firmah Allah yang terdapat di Al-qur’an). Lebih lengkap tentang memahami mimpi menurut Islam bisa dibaca melalui link ini : klik disini.

Sponsored link:

loading...

Related Posts