Ketahui Penyebab Penyakit Diabetes Pada Anak

Dalam penelitian kesehatan jumlah penderita penyakit diabetes pada anak anak meningkat terus sejalan dengan perkebangan gaya hidup masa kini. Dan ini perlu diwaspadai oleh kita sebagai orang tua. Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran UI melaui dr. Aman BP, Sp. A mengatakan ternyata jumlah anak penderita diabetes kecenderungan penderitanya makin naik.

penyakit diabetes pada anak

(c) shutterstock.com

Walaupun data penelitian  ini tidak mewakili secara nasional,  tetapi sebagai orang tua haryus khawatir jika anaknya terkena penyakit diabetes .Penyakit diabetes yang terjadi pada anak-anak disebabkan seperti pengaturan pola makan yang buruk, adanya keturunan penyakit diabetes di dalam keluarga ( ayah, ibu, kakek atau nenek ), waktu  lahir berat badan anak rendah, serta berat badan yang lebih / kegemukan. Dan menjadi factor yang palingbesar perlu diperhatikan aadlah masalah kegemukan pada anak.

Sponsored link:

Advertisement by Google

Hal yang menjadi factor kegemukan pada anak adalah tingginya konsumsi gula pada makanan anak. Rekomendasi konsumsi gula tambahan pada makanan  anak tidak boleh melebihi 10 persen dari total energi  yang di makan, artinya, berdasarkan kecukupan gizi Indonesia 2004, anak usia 1-3 tahun mengonsumsi gula kurang dari 25 gram gula tambahan / hari atau setara dengan 5 sendok teh. Di usia 4-6 tahun jumlahnya tidak melebihi 38 gram atau sekitar 8 sendok teh.

Dan ternyata asupan gula terbanyak yang dikonsumsi anak adalah sukrosa yang mencapai 49,5 gram dan terbanyak berasal dari konsumsi susu formula. Prosentase ini sudah melebih ambang batas yang direkomendasi WHO. Untuk mencegah kegemukan sebagai pencetus penyakit diabetes pada anak, adalah penting agar orangtua menjaga dan mengatur pola makan anak yang benar.

Sebuah penelitian awalyang dilakukan  Dr.Mikael Knip dari Universitas Helsinki dan dipublikasikan dalam American Journal for Clinical Nutrition, mengatakan bahwa pemberian susu formula untuk anak merupakan salah satu factor yang dapat diperhitungkan yamng mempengaruhi risiko penyakit diabetes pada anak.

Penelitian yang di lakukan terhadap kalangan bayi dengan genotipe HLA, gen yang membuat seseorang berisiko tinggi menderita diabetes, konsumsi susu formula yang mengandung protein susu sapi dapat meningkatkan risiko. Bayi yang beralih dari ASI ke susu formula atau makanan bayi terlalu cepat dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 1 di usia 10 tahun.

Sementara itu, bayi yang mengalami transisi dari ASI ke susu yang terhidrolisasi tinggi – sehingga mudah dipecah dan dicerna – memiliki risiko diabetes lebih rendah. Di usia 5 tahun, risikonya terkena diabetes bahkan berkurang hingga 50 persen. Penelitian yang masih berlangsung ini dilakukan di 77 pusat penelitian di 15 negara.

Sumber Kompas.com – Waspadai Diabetes pada Anak

Sponsored link:

loading...

Related Posts