Menyikapi Perbedaan Kondisi Ekonomi Keluarga Kita Dengan Yang Lainnya

Bagaimana menyikapi perbedaan kondisi ekonomi keluarga kita yang mungkin sedikit tertinggal jika dibandingkan dengan yang lainnya. Kita sebagai manusia, tidak diciptakan dalam kondisi fisik yang sama oleh sang Pencipta. Demikian pula dengan apa yang diberikan Tuhan kepada kita dalam mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan hidup. Kita harus memahami kehendakNya bahwa dengan keberagaman yang diberikanNya maka hidup kita sebagai manusia akan selalu dinamis mengikuti perubahan. Atau kita sendiri bisa membuat perubahan untuk diri kita sendiri.

perbedaan kondisi ekonomi keluarga

(c) shutterstock.com

Bagi kita yang sudah berkeluarga, keberagaman itu juga tercermin dari kondisi ekonomi keluarga kita yang berbeda dengan keluarga lainnya. Anda yang telah berkeluarga sekian lama namun belum memiliki materi-materi seperti yang dimiliki oleh keluarga lain, suatu saat Anda pasti akan mengalami sindiran dari orang yang mengenal Anda, atau bahkan oleh orang terdekat Anda.

Sponsored link:

Advertisement by Google

Sindiran-sindiran yang diterima, memang dianggap sebagian orang sebagai angin lalu saja. Namun bagi sebagian orang, hal tersebut terkadang ditanggapi secara serius. Beberapa orang tenggelam dalam perlombaan-perlombaan untuk mencari cara tersingkat untuk mendapatkan materi-materi seperti yang dimiliki oleh keluarga lainnya. Terkadang cara yang salah yang dipilih oleh mereka, hingga melakukan tindakan-tindakan pelanggaran hukum.

Sedini mungkin Anda dan pasangan harus mawas diri dan mengontrol diri agar tidak terhanyut oleh gemerlap materi yang dipunyai keluarga lain. Dengan membandingkan keluarga kita dengan keluarga lain, berarti kita menolak perbedaan yang diberikan oleh Tuhan. Kita tidak pernah tahu aspek kehidupan lainnya yang telah diberikan-Nya kepada keluarga kita, apakah juga diberikan kepada keluarga lain.

Oleh karena itu, ambilah hikmah atas apa yang diberikan oleh Tuhan. Anda yang berposisi sebagai ibu rumah tangga, janganlah sekali-kali Anda mengutarakan kurangnya ekonomi keluarga Anda dibandingkan ekonomi dengan keluarga lain yang Anda kenal. Tahanlah keinginan Anda untuk membuat suami Anda melakukan hal-hal yang tidak diinginkan kemudian hari. Anda yang adalah suami yang bertindak sebagai kepala keluarga juga perlu bersikap bijak terhadap ekonomi keluarga Anda yang lebih lemah dibandingkan dengan keluarga lainnya.

Janganlah tergoda untuk berpacu memperoleh materi-materi seperti yang dimiliki oleh keluarga lainnya. Anda boleh berusaha sekeras mungkin, tapi bila sudah ada godaan-godaan menyimpang untuk memperoleh materi tersebut, segeralah mawas diri, karena sekali Anda tergoda, Anda akan jatuh ke dalam perbuatan melanggar hukum ataupun dosa bagi Anda yang beriman kepada Tuhan.

Sponsored link:

loading...

Related Posts