Meningkatkan Kecerdasan Anak Dengan Mengajaknya Bermain

Meningkatkan kecerdasan anak bisa dilakukan dengan mengajaknya bermain. Memiliki anak yang cerdas adalah harapan setiap orang tua. Orang tua bisa mewujudkannya dengan mulai melatih kecerdasan anak sejak dini. Karena setiap anak suka bermain, maka bermain sambil belajar dapat menjadi pilihan untuk sekaligus meningkatkan perkembangan kecerdasan anak. Berpikirlah kreatif untuk mencari permainan yang sekaligus berperan dalam perkembangan kecerdasan anak.

meningkatkan kecerdasan anak

(c) shutterstock.com

Banyak jenis permainan mendidik misalnya bermain lego, puzzle, maupun rubik. Permainan tersebut dapat melatih otak anak untuk belajar memilih sesuatu yang tepat dalam menyusun suatu bentuk, anak juga jadi mengenal beragam bentuk dan gambar. Hal ini akan meningkatkan kreativitas serta melatih kesabaran.

Bermain sambil belajar dapat pula dilakukan melalui olah raga anak. Olahraga anak mengajar anak untuk mengenal dan menyusun taktik dan belajar bekerja sama dalam tim serta sekaligus berguna bagi kesehatan. Olahraga yang bisa berguna bagi perkembangan kecerdasan anak misalnya bermain air, catur, sepak bola, voli, golf, badminton dan sebagainya.

Sponsored link:

Advertisement by Google

Berbagai macam permainan bisa juga dilakukan di komputer. Jika Anda terkendala alat atau perangkat untuk bermain, Anda bisa mengenalkan permainan tersebut melalui komputer. Selain mengenalkan teknologi komputer, anak juga bisa bermain sambil belajar melalui ratusan bahkan ribuan jenis software permainan yang mendidik. Ada software permainan menjodohkan, mengurutkan, menyusun, menebak berbagai huruf, angka, warna, bentuk, benda dan binatang. Banyak pula software permainan anak yang sekaligus melatih membaca, menulis, dan menghitung. Jangan lupa pula untuk menikmati makan malam bersama anak agar jiwa sosialnya tetap terjaga.

Yang terpenting dalam mencari permainan yang mendidik adalah anak dapat menikmati permainannya. Dengan demikian, anak akan dapat mengekspresikan ide-idenya. Hal yang sederhana seperti mengajari anak mengikat tali sepatu, memakai baju sendiri, menyikat gigi, menghitung jumlah bentuk benda di dalam rumah mungkin dianggap sebagai sebuah permainan yang mengasyikkan bagi anak. Biasanya anak akan cenderung pamer dan menunjukkan kemampuannya itu.

Permainan dengan kertas dan cat warna juga bisa melatih bakat anak dalam menggambar. Ada juga permainan tebak-tebakan atau teka-teki yang melatih anak untuk berpikir dan sekaligus menambah pengetahuan. Usahakan untuk menghindari memilih permainan yang mengandung kekerasan. Selain itu, melakukan rekreasi edukatif bersama keluarga juga bisa sebagai sarana untuk bermain sambil belajar sekaligus berlibur.

Sponsored link:

loading...

Related Posts