Hai Ladies Inilah 4 Tanda Pria Siap Menikah

Bila empat hal ini sudah dilakukan pria, itu artinya mereka tak main-main lagi!Selama ini Anda mengira kami, kaum pria, takut berkomitmen? Sebetulnya, kami juga ingin menikah,…. pada saatnya nanti. Memang betul, kami memang perlu waktu agak lama untuk mempersiapkan mental. Tapi, keinginan itu jelas ada! Kami juga ingin menghabiskan hidup dengan wanita yang dicintai dan punya anak. Hasrat ini pula yang kemudian mengubah pandangan dan tingkah laku kami. Jadi, bila beberapa gejala ini muncul, tak perlu pertanyakan lagi kesediaan kami untuk menikahi Anda!

4 tanda pria siap menikah

(c) shutterstock.com

Ingin Hidup Teratur

Kami mulai merasa kalau kehidupan melajang sudah melelahkan. “Saat saya melihat teman-teman yang masih lajang, saya berpikir kalau mereka hanya ‘luntang-lantung’ tanpa arah yang jelas. Lalu saya sering bertanya apakah ada pilihan lain selain kehidupan tak menentu seperti itu. Ternyata ada! Jawabannya ada pada si dia yang menjanjikan keteraturan hidup saat menikah nanti,” kata Rully, 29 tahun. Bila dulu kami anggap pernikahan sebagai sesuatu yang sangat menakutkan, kini malah menjadi ide yang paling masuk akal.

Sponsored link:

Advertisement by Google

Keluargamu = Keluargaku

Kami telah bertemu orang tua Anda, dan begitu juga sebaliknya. Hampir di semua acara keluarga, pasti ada kami. “Rumah si dia bagai rumah kedua bagi saya,” aku Nurga, 29 tahun. “Tak seperti gaya pacaran masa lalu, kini saya menghabiskan banyak waktu di rumah bersama keluarga si dia. Setelah tiga tahun pacaran, saya sadar kalau saya ingin sekali menjadi bagian dalam keluarganya. Saya pun lalu melamar si dia,” tambah Nurga dengan bangga. Menganggap keluarga Anda sebagai kerabat kami sendiri adalah satu tanda kalau kami sudah siap jadi bagian dalam hidup Anda.

Ekstra Hemat

Kami berangsur-angsur jadi penuh perhitungan. Ini salah satu bentuk pengorbanan yang biasanya muncul saat kami sadar bahwa biaya berumah tangga tidaklah sedikit. “Hobi saya memodifikasi mobil mulai saya kurangi saat berniat melamar si dia. Saya sadar, banyak yang perlu saya persiapkan untuk rumah tangga nanti. Jadi dana yang biasanya saya habiskan untuk ke bengkel kini ‘mendekam’ manis di tabungan,” aku Norman, 30 tahun. Kami ingin menunjukkan pada Anda bahwa kami adalah pria sejati yang siap dan mampu untuk membiayai kehidupan baru bersama.

Rencana Berdua

Kami mulai mendiskusikan rencana jangka panjang bersama Anda. Entah itu membeli rumah, punya anak atau rancangan masa depan lainnya. “Sejak berencana menikahi si dia, perhatian saya terhadap laporan kenaikan pajak, biaya pendidikan dan perumahan jadi makin besar,” aku Arief, 28 tahun. “Tak disangka, ternyata saya bisa mendiskusikan berbagai perihal serius itu dengan si dia. Itu yang membuat saya makin mantap,” jelas Arief.

Referensi : Majalah Cosmopolitan

Sponsored link:

loading...

Related Posts