Bertengkar Di Depan Anak : Gunakan Cara Cerdas Ini Jika Memang Terpaksa

Usahakan untuk tidak bertengkar di depan anak ,tetapi jika Anda dan pasangan tidak kuasa menahan diri! Pakailah cara cerdas ini. Pertengkaran dalam rumah tangga adalah hal yang biasa terjadi, rumah tangga siapapun itu. Baik karena masalah sepele ataupun masalah yang cukup pelik. Namun berhati-hatilah ketika bertengkar, apalagi jika di situ ada keluarga yang lain terutama anak-anak. Jangan sampai anak melihat orang tuanya bertengkar hebat bahkan sampai memukul.

bertengkar di depan anak

(c) shutterstock.com

Perilaku ini dapat berdampak negatif pada psikologi anak, membuat anak trauma dan kejadian tersebut diingatnya terus hingga dewasa, selain itu anak akan meniru perilaku tersebut baik di rumah ataupun di luar rumah.

Hendaknya orang tua menjaga harga diri dan kewibawaan di depan anak. Usahakan sebisa mungkin ketika terjadi pertengkaran antara suami dan istri tidak dilakukan di depan anak-anak. Jika hal ini tidak memungkinkan, maka bersabarlah, kurangi amarah, tetap melakukan aktifitas seperti biasa dan tetap bersikap tenang tanpa ada perubahan intonasi dan volume suara.

Sponsored link:

Advertisement by Google

Hati-hati dalam mengucapkan sesuatu, jangan sampai anak mendengar kata-kata jelek dari orang tuanya. Jika bertengkar di depan anak lakukanlah pertengkaran yang baik, suami dan istri tetap saling berkomunikasi dengan baik di depan anak sehingga anak tidak tahu kalau orang tuanya sedang bertengkar.

Pertengkaran yang baik dilakukan ketika suami dan istri hanya berdua yaitu di dalam kamar. Meski tidak disaksikan anak, hendaknya pasangan tersebut tetap harus menahan emosi, kurangi amarah, dan berfikir logis. Cari akar permasalahannya, jangan egois dan merasa dirinya yang benar. Jika ternyata dirinya yang bersalah maka jangan sungkan-sungkan untuk meminta maaf.

Ada cara lain ketika bertengkar di depan anak, yaitu dengan tulisan. Misalnya ketika di meja makan atau ketika keluarga sedang berkumpul, suami dan istri dapat menuangkankan kemarahan dan isi hatinya dengan surat. Ada baiknya salah satu memilih untuk mengalah sampai kemarahan reda, setelah reda baru permasalahan dibicarakan baik-baik.

Namun dari itu semua, ada sisi baik kemarahan yaitu pasangan suami istri semakin mengenal karakter pasangannya serta menumbuhkan cinta dan kasih sayang. Karena apapun itu, kemarahan pada pasangan kadang merupakan wujud kasih saying. Lebih indah lagi jika setelah pertengkaran diikuti dengan perdamaian yang romantis dan memberi hadiah pada pasangan.

Sponsored link:

loading...

Related Posts