6 Jurus Jitu Mengobrol Seru Saat Kencan Pertama

Jangan gembira dulu saat si dia mengajak berkencan. Percayalah, semua bisa berantakan kalau Anda tak pintar cari bahan obrolan. Kalau mau ada kencan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya, kuasai dulu trik jitu memuluskan kencan pertama Anda!

tips kencan pertama

(c) shutterstock.com

Hati Anda kebat-kebit saat pria yang ditaksir menanggapi dengan serius. Berkat jurus bercinta yang Anda pelajari, sinyal-sinyal yang Anda lemparkan kepada si dia berhasil tepat mengenai sasaran. Ajakan kencan pertama dari pria impian akhirnya datang. Segala persiapan mulai dari belanja baju, pergi ke salon untuk luluran dan meni-pedi. Tak ketinggalan, meng-clear-kan semua agenda untuk menyambut hari yang dinanti itu.

Cuma itu saja? Not so fast! Pernahkah terlintas dalam benak Anda, obrolan apa yang harus dilakukan saat duduk berhadapan dengan pria incaran? Simak saja pengalaman seorang teman yang mengatakan, “Waktu itu, semuanya terlihat sempurna. Dia adalah, pria ganteng di bagian Marketing, mengajak makan malam! Tapi, begitu kami duduk berhadapan di bawah cahaya lilin, bukannya bahagia, saya malah jadi gugup. Yang terjadi, saya hanya bisa ‘ah-uh’ sepanjang malam. Oh, kencan saya hancur berantakan!” Besok-besoknya, teman kita ini tak pernah menerima telepon dari Doi lagi.

Sering terjadi, ledakan rasa bahagia kadang malah membuat lidah Anda terasa kelu. Anda kalut karena takut tak bisa menciptakan suasana menyenangkan di hadapan si dia! Kecemasan seperti itu memang sering terjadi saat Anda melakukan kencan pertama. Apalagi bagi orang yang sifatnya gampang gugup. Parahnya, semakin Anda mencemaskan, efeknya justru makin buruk. Pikiran tak bisa santai, obrolan pun jadi terasa basi. Kalau si dia ternyata tak bisa kompromi, tragedi cinta bisa terjadi!

Sudah pasti, hal seperti ini tak perlu terjadi. Anda memang harus pintar-pintar menciptakan percakapan awal yang seru dan “nyambung” dengan si lawan bicara. Cobalah trik jitu ini, yang akan membuat si dia semangat mengajak Anda kencan lagi!

1. Pintar Pilih Topik

Mungkin Anda termasuk wanita supel, punya teman segudang, plus teman di friendster yang berderet tak ada habisnya. Tapi, apa daya, ternyata saat bertemu si pria incaran pertama kali, Anda melempem dan tak berkutik! Teman, kencan di dunia nyata memang tak sama dengan kencan cyber. Saat chatting di internet, Anda mungkin lebih berani dan tak pernah grogi untuk berakrab dengan kenalan baru.

Dan ketika masuk babak kencan pertama, teknik “public speaking” andalan juga harus dikuasai. Persiapkan berbagai macam topik yang mungkin bisa memancing si dia untuk bisa mengobrol panjang lebar. Cari informasi lebih banyak lagi tentang si dia. Soal hobi, acara kesukaan, musik favorit atau jenis buku yang diminatinya. Saat tahu kalau si pria incaran hobi berat membaca buku tertentu, maka kamu bisa langsung browsing di internet. Padahal, tadinya saya sama sekali tak tahu seperti apa buku itu. Hanya dengan membaca review beberapa bukunya, saya seperti sudah bertahun-tahun mengenal buku itu.

Yang penting, lupakan saja rasa gugup yang mendera. Katakan berulang kali pada diri Anda, “Saya baik-baik saja!” Buat perasaan Anda serasa tanpa beban. Satu hal lagi, anggap saja pertemuan ini adalah ajang mendapatkan teman baru dan tak usah berpikir terlalu muluk dulu. Sikap santai Anda bisa menularkan suasana dan gaya bicara yang ringan (tapi tetap berisi). Si dia pasti akan lebih nyaman mengobrol dengan Anda!

2. Humor Yang Cairkan Gunung Es

Seperti kata iklan, kesan pertama pasti menggoda. Dan dalam situasi Anda, kesan pertama itu sangat penting untuk mendapatkan kencan berikutnya! Jadi, jangan sia-siakan kesempatan ini. Setelah menguasai semua tema yang menarik sebagai bahan obrolan, sekarang giliran pelajari cara menyampaikannya! Dengar pengalaman seorang teman berikut ini. “Lima menit pertama saat kencan, suasana bagaikan di Kutub Utara. Dingin! Dia tak bicara, demikian juga saya. Sepertinya, kami sedang mencari bahan pembicaraan yang bisa membuat suasana berubah jadi akrab. Tak disangka, tiba-tiba saya teringat lelucon yang dilontarkan oleh seorang rekan kantor tadi siang. Humor pendek, tapi betul-betul lucu. Tak disangka, dia tertawa mendengarnya dan setelah itu semuanya mengalir begitu lancar!”. Nah, silahkan disimpulkan sendiri 🙂

Jadi, pertahankan saja gaya bicara yang ramah dan penuh perhatian. Selipkan humor-humor kecil yang membuat si dia terkekeh-kekeh barang semenit. Ingat-ingat saja, yang penting bukan humor vulgar yang justru bisa bikin si dia berpikiran miring tentang Anda! Anda tahu yang kami maksud, bukan?

3. Simpan Dulu Problem Pribadi

Jangan kira semua pria akan senang jika Anda langsung bicara panjang lebar tentang semua kisah Anda, terutama yang bersifat pribadi. Simak saja pengalaman Imelda, 26 tahun, “Saat kencan dengan seorang pria baru, saya baru putus dengan pacar yang selingkuh. Hampir sejam saya bercerita bagaimana kejamnya si mantan meninggalkan saya. Di tengah cerita yang saya anggap seru itu, tak terasa saya menitikkan air mata. Di depan saya, si dia memang terlihat simpati atas nasib malang yang menimpa saya itu. Tapi, setelah itu, ia menghilang tanpa pesan. Itu kencan pertama, sekaligus terakhir!”

Sponsored link:

Advertisement by Google

Hal ini bisa dikarenakan, ketika Anda langsung merasa “klik” dengan si dia di kencan pertama. Dan Anda pun beranggapan, langsung saja tancap gas untuk bercerita apa saja. Ingat, semua ada batas-batasnya. Kontrol emosi dan ucapan Anda agar Anda tak menyesal nantinya. Kenali dulu kepribadiannya agar porsi cerita-cerita Anda tak berlebihan atapun tak terlalu datar di depan si dia!

4. Katakan Yang Positif-Positif Saja

Saat ini, memang jamannya bebas mengeluarkan pendapat. Termasuk, melontarkan kritik. Tapi, Anda harus tahu tempat. Di kencan pertama, jangan sembarangan berucap, terutama yang berbau negatif! Jangan sampai kencan pertama Anda gagal hanya karena terlalu vokal! Contoh saat sedang membicarakan topik tentang perselingkuhan, tiba-tiba Anda menyela dengan suara tinggi, “Semua pria memang begitu. Susah dipercaya dan tak bisa setia!” Kontan si teman kencan yang tadinya terlihat antuasias jadi langsung kehilangan minatkan. Ia hanya tersenyum kecut, dan keesokan harinya sudah hilang seperti ditelan bumi.

Dari sini, ada baiknya Anda tak terlalu gampang memberi pemyataan negatif terhadap suatu masalah. Apalagi jika di hadapan Anda adalah orang yang masih asing dan belum begitu kenal kepribadian Anda. Bisa saja si dia jadi menilai Anda terlalu berpikiran sempit, suka berprasangka buruk dan berkepribadian tak menyenangkan.

Lain kali Anda berada di tengah-tengah suatu pembicaraan yang, apapun topiknya, jangan lupa bersikap lebih bijaksana dan hati-hati saat memberi tanggapan. Kalau pun Anda tak setuju dengan suatu topik, jangan langsung buru-buru memberi komentar miring! Kali ini, jangan terlalu dengarkan hati yang sudah tak tahan ingin berkomentar negatif. Mendingan, ceritakan saja beberapa kasus yang relevan dengan topik yang sedang dibicarakan, lalu bahas dengan santai. Semakin Anda dewasa melihat suatu masalah, pria incaran akan makin terkagum-kagum pada kepribadian Anda!

5. Pintar Beri Pertanyaan

Jangan sangka teknik bertanya hanya berlaku bagi si pewawancara kerja atau juri kontes apa saja. Saat kencan, ternyata Anda juga harus pintar berstrategi saat memberi pertanyaan! Terutama, juga cara penyampaiannya. Kalau pertanyaan Anda berkesan datar dan biasa-biasa saja, bisa-bisa justru tak akan dibahas lebih jauh lagi. Anggap saja kali ini Anda sedang ada di sebuah ujian. Terkadang, pertanyaan “yes/ no question” sudah basi dan kurang menantang. Kalau soal esai, itu pasti lebih menarik! Misalnya, tanyakan saja, “Menurutmu, apa yang membuat seorang wanita terlihat menarik di depan pria?” Pertanyaan seperti ini tentu akan memancingnya untuk menjelaskan lebih panjang lebar.

Namanya berstrategi, Anda juga harus tahu kapan maju dan kapan mundur. Kalau Anda terus menerus bertanya, bisa-bisa si dia jadi eneg! Beri kesempatan juga kepada si dia untuk pegang kendali dalam obrolan. Intinya, buat komunikasi Anda dan si dia seimbang. Tak ada monopoli! Anda senang, si dia juga puas!

6. Santai, Tak Perlu Buru-Buru!

Ingat, ini baru kencan pertama. Meski Anda merasa si dia betul-betul sudah memenuhi segala kriteria, tapi ingat sekali lagi, ini baru kencan pertama. Jangan terburu-buru untuk melakukan manuver yang mungkin bisa membahayakan hubungan. Intinya, pria tak suka diburu-buru. Jadi, jangan mencoba untuk bertanya, “Kapan saya bisa kenalan dengan keluargamu?” atau “Besok malam datang, ya, ke acara keluargaku. Pasti Papa dan Mama akan senang!” Wah, wah, silakan tunggu, kalau si dia akan menghubungi lagi, sudah pasti Anda sedang beruntung saja. Kalau si dia tak menghubungi lagi, memang seperti itulah yang biasa terjadi!

Sebetulnya, tak ada yang melarang untuk bersikap agresif saat kencan pertama. Tapi, bukan berarti Anda boleh langsung menodong dia dengan permintaan yang “menakutkan”. Untuk tahap ini, dilarang mengajak bicara topik yang mengarah pada komitmen kalau Anda tak ingin mendapat “pensiun dini”. Dibutuhkan suatu kesabaran untuk membuat hubungan baru berlanjut ke tahap serius. Gunakan kesempatan yang ada untuk saling mengenal tanpa tuntutan yang membuatnya terancam. Untuk melihat keseriusan si dia pada Anda, lihat pada kencan-kencan berikutnya. Ingat, misi utama kencan pertama adalahi merebut simpati dan membuat pria merasa nyaman bersama Anda. Jadi, persiapkan semaksimal mungkin dan tak ada alasan bagi Anda untuk membuatnya gagal!    Coba Ini Biar Seru di Kencan Pertama!

Tak mau kencan pertama dihiasi kebisuan abadi? Saat mentok ide, coba saja ini!

1. Tebak-Tebak Zodiak.

Tahu sedikit soal zodiak mungkin bisa menyelamatkan diri Anda. Perhatikan beberapa karakter yang paling menonjol dalam dirinya. Lalu tebaklah zodiak si dia. Kalau si dia sudah mengaku, beberkan juga beberapa karakter kunci yang penting tentang dirinya. Dia pasti senang karena merasa Anda bisa mengenal dirinya dengan cepat.

2. Berani “Bertelepati”?

Saat suasana beku dan dia tak ada tanda-tanda untuk buka mulut, berikan kejutan kepadanya. Katakan saja, “Aku bisa membaca apa yang sedang kamu pikirkan.” Lalu jelaskan beberapa hasil pengamatan Anda. Kejutan ini tak hanya membuat si dia penasaran dan tak tegang. Kalaupun Anda meleset, tak apa. Katakan kalau Anda tak mau melihat si dia terdiam membisu terlalu lama. Tak sulit, ‘kan, untuk bertelepati?

Demikian tulisan tentang tips kencan pertama yang kami ambil dari berbagai sumber di internet khusus untuk Anda. Jika dirasa cocok silahkan dipergunakan, jika tidak silahkan konsultasi dengan sahabatmu dan mintalah masukan dari mereka.

Sponsored link:

loading...

Related Posts