4 Dasar dalam Merawat Bayi Baru Lahir

Hal yang paling dicemaskan seorang ibu baru adalah tentang bagaimana merawat bayi baru lahir. Dalam hal melakukan perawatan bayi yang baru lahir ini memang perlu perhatian khusus. Karena itu berikut 4 dasar atau panduan dalam perawatan bayi yang baru lahir yang perlu diketahui ibu baru.

merawat bayi baru lahir

Catatan penting! Jika Anda jauh dari orang tua atau berada di lingkungan baru yang penghuninya rata-rata masih pasangan muda, saran kami copy catatan dibawah ini dan bawa ke bidan terdekat untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut. Ok, sekarang kita lanjutkan pembahasannya.

Pertama, perawatan tubuh bayi lahir. Usahakan sisa tali pusar selalu dalam kondisi kering, tidak memberikan bedak maupun antiseptik, tapi alkohol agar tetap steril, dan menutupnya dengan kain kasa tanpa diikat. Memotong kuku bayi juga penting. Walaupun lembut, kuku bayi bisa melukai kulit wajahnya sendiri, sehingga perlu rutin dipotong.

Sponsored link:

Advertisement by Google

Memandikan bayi juga perlu mendapat perhatian. Letakkan tangan Anda di bawah tubuh bayi dengan tangan kiri memegang erat lengan dekat ketiak bayi sebelah kiri dan tangan kanan memegang pangkal paha kanan dengan meletakkan bayi nyaris duduk di dalam bak mandi berisi air hangat. Posisikan kepala lebih tinggi dibanding bagian lainnya.

Bersihkan telinga bagian luar dengan cotton bud basah hingga ke liang telinga. Bersihkan mata dengan air menggunakan tangan hingga mata tidak tertutupi kotoran mata lagi. Memang dibutuhkan kesabaran dalam merawat bayi agar bayi tumbuh selalu sehat.

Kedua, perawatan bayi yang baru lahir menekankan pada pemberian imunisasi alamiah, yaitu memberikan ASI eksklusif selama setengah tahun pertama kelahiran, didukung pemberian nutrisi yang seimbang pada ibu sehingga menghasilkan ASI yang terbaik untuk si cabang bayi.

Ketiga, mempelajari dan memahami bayi. Hal ini yang terpenting dilakukan seorang ibu baru. Perawatan bayi yang baru lahir merupakan pengalaman baru seorang wanita, sehingga ibu teladan wajib mempelajari bagaimana merawat bayi secara baik dan benar agar bayi tumbuh secara sehat. Sebagai contoh, cara bayi berkomunikasi saja hanya melalui tangisan, tanpa bisa memahami tangisan bayi, Anda akan stres dan bayi bisa menjadi tidak nyaman. Untuk mendapat panduan, selain langsung belajar pada yang berpengalaman, Anda bisa mencari di buku, majalah atau internet.

Keempat, ibu teladan rutin ke posyandu untuk imunisasi lengkap bayi dan kontrol perkembangan bayi dengan KMS (kartu Menuju Sehat).

Sponsored link:

loading...

Related Posts